BENJOLAN DI PAYUDARA, APAKAH ITU KANKER ?

Perubahan pada payudara terjadi hampir pada setiap wanita. Tapi sebagian besar perubahan itu bukan kanker. Ini bisa jadi karena perubahan level hormone, yang normal terjadi pada wanita apabila usia bertambah. Wanita yang lebih muda, bisa jadi mempunyai kelenjar payudara lebih banyak, lebih padat dan tidak berlemak/gemuk, dibandingkan wanita yang usianya lebih tua, apalagi yang telah menapouse. Meskipun begitu, bisa juga perubahan yang terjadi pada payudara itu merupakan tanda-tanda dari kanker. Perubahan ( benjolan ) pada payudara yang bukan merupakan kanker disebut benign ( tumor, tapi bukan kanker ).

 

Dalam siklus kehidupan wanita sering terjadi perubahan-perubahan pada payudaranya. Perubahan-perubahan yang bukan kanker itu diantaranya adalah :

 

1. LUMPINESS ( BENJOLAN )

Beberapa wanita mengalami beberapa jenis benjolan pada payudaranya, sebagian lebih terasa padat dibanding wanita lain, kadang juga terasa kenyal ketika di raba. Ini bisa jadi merupakan kelenjar pada jaringan payudara..

 

2. PERUBAHAN PADA PAYUDARA DIKARENAKAN MENSTRUASI

Banyak wanita, yang pada payudaranya mengalami pembengkakan, terasa lembut dan agak sakit, yaitu pada waktu sebelum atau sedang menstruasi. Mungkin juga terasa ada satu atau beberapa benjolan didalamnya. Ini disebabkan oleh adanya cairan ekstra di payudara yang dikarenakan adanya perubahan normal dari hormone. Dokter, biasanya akan menyarankan untuk kembali lagi satu atau dua bulan lagi, untuk memantau apakah benjolan itu akan hilang dengan sendirinya, ( karena apabila itu ada hubungannya dengan masa menstruasi, maka begitu menstruasi selesai, benjolan akan hilang ).atau akan tetap ada dan bahkan mungkin ada menunjukkan suatu perubahan. Dan ini yang membutuhkan penanganan khusus.

 

3. SINGLE LUMPS ( BENJOLAN TUNGGAL )

Sebuah benjolan bisa terjadi kapan saja, dengan berbagai macam bentuk dan ukuran. Tapi kebanyakan benjolan bukanlah kanker. Bagi dokter akan selalu diperiksa benjolan itu secara hati-hati. Mungkin akan disarankan untuk menjalani test mammography untuk meyakinkan bahwa itu memang bukan kanker. Dan selalu control ke dokter secara rutin apabila sudah ada benjolan dipayudara. Bisa saja benjolan yang terdahulu hanya tumor biasa, tapi apabila ada tumbuh benjolan baru, bisa jadi itu bukan tumor biasa, tapi merupakan salah satu jenis kanker.

 

4. PUTING MENGELUARKAN CAIRAN

Sebenarnya puting mengeluarkan cairan itu bisa dikatakan umum pada wanita. Cairan yang keluar itu bisa dalam warna dan bentuk yang berbeda. Sebagai contoh, ini bisa dikarenakan pil anti hamil,atau obat-obatan lain seperti misalnya obat-obat penenang, ataupun infeksi-infeksi tertentu. Namun begitu cairan yang keluar dari payudara, tetap harus diwaspadai, terutama bagi wanita yang sedang menuju atau telah lewat masa menapouse. Karena bisa jadi itu merupakan pertanda dari kanker. Untuk itu segeralah ke dokter, apalagi bila cairaan itu berubah warna dan tekstur. Dokter, akan mengambil sample dari cairan itu untuk di selidiki di laboratorium.

 

5. MASTITIS

Selama menyusui, kadang bisa terjadi suatu infeksi yang disebut mastitis. Ini terjadi apabila saluran air susu tersumbat. Akan terlihat memerah, ada benjolan / pembengkakan, terasa hangat dan agak kenyal. Biasanya diobati dengan antibiotic dan kadang air susu perlu dikeluarkan dari salurannya, apabila dengan pengobatan biasa belum berhasil.

 

6. AKIBAT PERUBAHAN LEVEL HORMON

Perubahan hormone bisa menyebabkan payudara terasa lembut, padat bahkan kadang terasa lebih menonjol dari sebelumnya. Akibat bertambahnya usia, perubahan pada payudara bisa saja terjadi. Diantaranya :

- Intraductal papiloma

Ini seperti jerawat, tumbuhnya di puting. Biasanya akan diambil melalui operasi kecil yang tidak akan merubah penampilan dari payudara

 

- Mammary duct ectasia

Sejalan dengan masa menapouse, saluran air susu dibawah puting bisa membengkak dan tersumbat. Ini akan terasa sakit dan puting akan mengeluarkan cairan. Masalah ini akan diobati dengan antibiotic, kompres hangat, bahkan kadang harus dioperasi untuk menghilangkan saluran air susu tersebut.

Apabila pasien sedang menggunakan terapi hormone seperti misalnya hormone replacement therapy ( HRT ), pil anti hamil, atau suntikan. Harus diinformasikan ke dokter yang merawatnya, karena akan mempengaruhi hasil mammogram. Karena terapi hormone akan menyebabkan payudara menjadi lebih padat, yang menyebabkan dokter agak kesulitan dalam membaca hasil mammography.

Ketika wanita mengalami menapouse, level hormonnya akan menurun, dan kelenjar payudara akan berkurang kepadatannya, lebih berlemak / gemuk. Pada saat ini, mungkin wanita akan merasa bahwa keluhannya seperti adanya benjolan, sakit, atau cairan yang keluar dari putting akan menghilang. Dan pada masa inipun hasil pemeriksaan mammography akan mudah terbaca.

 

MAMMOGRAM

Adalah penting bagi wanita selalu mengontrol payudaranya dan melakukan mammography satu hingga dua tahun sekali terutama yang telah berusia 40 tahun, agar bisa cepat diketahui apabila ada perubahan bentuk.

GAMBAR MAMMOGRAPHY PADA PASIEN :

GAMBAR HASIL MAMMOGRAPHY :

Mammogram gunanya adalah sebagai screening dan juga sebagai alat diagnosa. Screening, untuk menemukan perubahan pada payudara, apabila wanita sendiri tidak merasakan adanya perubahan apa-apa.

Sebagai alat diagnosa, apabila dokter mencurigai adanya suatu perubahan pada payudara, maka pasien mungkin memerlukan diagnostic mammogram. Yang berarti sinar x-Ray harus lbh banyak, agar memperoleh gambaran yg jelas.

 

APA YANG BISA DIPERLIHATKAN DARI MAMMOGRAM

1. KISTA

Bentuk

- benjolan berisi cairan .

- biasanya bukan kanker

- hampir terjadi pada

Wanita usia 35 – 50 th

- Sering terjadi pada ke-dua payudara

- beberapa terlalu kecil sehingga sukar

Untuk diraba

 

Rekomendasi dokter

Dokter akan mengamati kista ini untuk beberapa kali atau menggunakan fine needle aspiration untuk mengangkat cairan dari dalam kista. USG bisa juga digunakan untuk mengetahui apakah kista tersebut berisi cairan atau solid.

 

2. FIBROADENOMA

Bentuk

- Keras, bulat, tumor yang tumbuh

- Terasa seperti karet,mudah berpindah-pindah

- Biasanya terasa sakit

- Biasanya ditemukan oleh penderita sendiri

- Penampakan dalam mammogram, benjolan yang membulat halus dengan batas yang jelas

- Akan membesar pada saat wanita hamil atau menyusui

Rekomendasi dokter

Kadang didiagnosa dengan biopsy ( fine needle aspiration )

Apabila terlihat tidak normal, maka dokter akan menyarankan untuk diambil saja.

 

3.MACROCALCIFICATION

Bentuk

- Dalam mammogram akan terlihat sebagai endapan kalsium yang besar.

- Biasanya karena usia

- Biasanya bukan kanker

- Tapi apabila mereka mengumpul dengan cara / bentuk tertentu, bisa jadi itu pertanda kanker.

Rekomendasi dokter

Akan dilakukan mammogram ulang pada area tersebut, dan biopsy mungkin juga digunakan untuk mendukung diagnosa.

 

4. LUMP /BENJOLAN ( MASSA )

Bentuk

- Mungkin berbentuk bulat dan halus

- Mungkin dikarenakan perubahan hormone

- Tepi benjolan yang berbentuk tak beraturan bisa jadi merupakan pertanda kanker

 

Rekomendasi dokter

Akan dilakukan mammogram atau USG pada area tersebut untuk mengetahui apakah benjolan itu solid atau mengandung cairan, dan biopsy mungkin juga digunakan untuk mendukung diagnosa.

 

4. MICROCALCIFICATION

Bentuk

- Terlihat dalam mammogram sebagai bintik kecil kalsium disuatu area dimana

terjadi pembelahan sel yang cepat

- Apabila merupakan suatu kumpulan yang berubah dengan pola tertentu,

kemungkinan kumpulan itu bisa merupakan pertanda kanker

Rekomendasi dokter

Mammogram lagi pada area tersebut, untuk melihat lebih detail.

Kemungkinan akan dilakukan biopsi untuk menentukan diagnosa

Ditulis dalam artikel.

9 Tanggapan ke “BENJOLAN DI PAYUDARA, APAKAH ITU KANKER ?”

  1. cean Berkata:

    suatu benjolan yang terletak dimana mana apakah memungkinkan bahwa itu adalah suatu kanker? apakah sama antara penbengkakan kelenjar dengan tumor atau kanker??
    pada payudara kiri, saya menemukan 1 pembengkakan yang sangat terasa, tapi pada bagian lain pun saya menemukan nya, hanya tidak terlalu besar. dan ini banyak saya temukan.
    apakah ini hanya pembengkakan kelenjar yang di pengaruhi hormon? atau sebaliknya?
    tolong bantu saya dalam menemukan jawab nya. sebelumnya terima kasih telah membantu.

  2. kankerpayudara Berkata:

    Bisa saja benjolan yang ada dimana-mana itu,tidak ada yang ganas. Tapi bisa juga salah satu atau beberapa yang ganas. Biasanya dokter akan menyuruh pasien kembali setelah beberapa waktu sehabis menstruasi. Tapi kalau ketika diraba ada yang sangat mencurigakan, biasanya lalu disuruh USG dan mammography. Karena dari test tersebut akan terlihat apakah benjolan2 itu kista biasa atau kanker.

  3. ani Berkata:

    saya ibu 34 thn yg sudah hampir tiga tahun tidak mneyusui anak ke dua (terkahir menyusui anak semala 9 bulan) ada benjolan di payudara kanan saya sudah di USG dan ditemukan kista di payudara kanan kiri hanya sebelah kanan lebih besar menurut dokter itu hanya hormon saya diberikan obat tp setiap minum obat itu saya mual (1 kali pernah muntah) apa mungkin cairan itu timbul krn saya suka memencetnya dgn tujuan utnk mengeluarkan asi saya krn saya takut kalau masiha da sisa asi itu bisa berbahaya…dan apakah ada obat yg lebih ringan. terimakasih

  4. kankerpayudara Berkata:

    Saya kurang paham dengan obat hormon, karena tidak pernah memakainya. Tapi setahu saya, pasien-pasien yang saya temui, tidak ada yang mual oleh obat hormon. Lebih baik ibu bicarakan ke dokter yang selama ini merawat sehingga bisa diganti jenis yang lebih ringan.

  5. okta Berkata:

    thanks utk artikelnya, helpfull bgt.

  6. yenny Berkata:

    saya ibu 1 anak ,..umur 26 tahun,..pd usia 24 tahun (belum punya anak) ada beberapa benjolan di payudara saya ,..1 di kiri dan 2 di kanan,….sy sudah usg kata dokter sih tdk berbahaya,…kalo mau diangkat silahkan,..ga diangkat pun tdk apa-apa,…lalu setelah saya punya anak (umur anak saya skarang 6 bulan) saya sering mengalami sakit ngilu gitu pada kedua payudara saya….apakah bahaya ????? saya baru mau memeriksa lagi ke dokter…….tp saya agak takut……

  7. kankerpayudara Berkata:

    Seperti yang sudah saya jelaskan pada penanya yang lain, sangat sulit apabila menentukan benjolan itu berbahaya atau tidak hanya berdasarkan informasi. Banyak benjolan yang terasa sakit meskipun itu bukan kanker, karena itu tergantung dari letak benjolan, dan menekan bagian apa dari tubuh. periksalah USG dan mammography kemudian konsultasikan ke dokter bedah onkology

  8. yenny Berkata:

    jika tangan kadang terasa kebal / kebas juga termasuk gejala yg berbahaya,…..terima kasih ya atas sharing nya.

  9. kankerpayudara Berkata:

    Yenny, kalau tangan terasa kebas, belum tentu karena kanker payudara. tapi apabila diketiak kamu ada benjolan, danraba juga dengan cara SADARI pada payudara, apabila memang ada benjolan, maka bisa saja kebas itu akibat adanya tumor

Tinggalkan Balasan