Weblog Kanker Payudara

KANKER PAYUDARA DAN KEHAMILAN

Posted on: Juni 7, 2008

Dari NCI

 

Kanker payudara kadang ditemui pada wanita yang sedang hamil atau wanita yang baru melahirkan. Pada kondisi ini memang agak susah mendeteksi kanker payudara sejak dini. Karena pada saat itu payudara wanita yang sedang hamil atau menyusui lunak dan membesar.

Kanker payudara pada wanita hamil atau yang baru melahirkan biasanya terjadi pada wanita usia antara 32 tahun sampai 38 tahun, dan terjadi satu berbanding 3000 kehamilan.

 

Penanganan pada pasien kanker yang hamil, tergantung dari stadium kanker dan umur janin. Kebanyakan pada wanita hamil, penanganan kanker sama saja dengan pasien kanker payudara pada umumnya. Antara lain adalah dengan operasi. Jenis operasinya adalah:

         Simple mastectomy : yaitu mengangkat seluruh payudara yang mengandung kanker dan beberapa kelenjar getah bening dibawah ketiak biasanya juga diambil.

         Modified radical mastectomy : yaitu mengangkat seluruh payudara yang mengandung kanker, memerapa kelenjar getah bening dibawah ketiak, dan kadang bagian dari otot dada juga diambil.

         Lumpectomy : Mengangkat tumornya saja dan sedikit jaringan sekitarnya. Tapi kebanyakan dokter juga mengambil beberapa kelenjar getah bening dibawah ketiak.

         Partial mastectomy / Segmental mastectomy: Mengambil sebagian payudara yang mengandung kanker dan jaringan sekitarnya. Kelenjar getah bening dibawah ketiak juga diambil..

Setelah operasi, penanganan selanjutnya disebut adjuvant therapy yang terdiri dari terapi radiasi, chemotherapy dan hormone terapi. Yang tujuannya adalah untuk membunuh sel kanker yang mungkin masih tertinggal pada saat operasi.

Chemotherapy tidak boleh diberikan pada tiga bulan pertama kehamilan.Chemotherapy yang diberikan setelah itu, biasanya tidak membahayakan janin tetapi mungkin memyebabkan lahir premature atau berat bayi kurang.

Mengakhiri kehamilan biasanya bukan pilihan untuk penanganan pasien. Tapi ini juga tergantung dari stadium kanker, umur janin, dan peluang hidup ibunya. Apabila harus melakukan radiasi dan chemotherapy sedang usia janin tidak memungkinkan maka pilihannya bisa dengan mengakhiri kehamilan.

Sedang pada wanita menyusui, produksi susu oleh payudara dan menyusui harus dihentikan ketika dokter merencanakan untuk operasi atau chemotherapy.. Gunanya adalah untuk mengurangi darah yang masuk kepayudara sehingga payudara mengecil.Beberapa obat anti kanker ( obat chemotherapy ) khususnya cyclophosphamide dan methotrexate bisa ditemukan dalam level yang tinggi di dalam susu ibu sehingga dilarang untuk menyusui.

Pada ibu hamil, sel kanker tidak masuk ke janin melalui ibunya. Dan umumnya dokter merekomendasikan pada pasiennya agar tidak hamil selama 2 tahun setelah pengobatan kanker payudara. Agar apabila terjadi kekambuhan kanker bisa segera dideteksi.Tidak terdeteksi ada efeknya pada janin yang ibunya pernah terkena kanker payudara.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pita Pink

Pita Pink

Arsip Kankerpayudara

Blog Statistik (sejak Des'07)

  • 1,056,482 pengunjung

support by:

whiteshirt | media
%d blogger menyukai ini: