AKTIFITAS FISIK, GEMUK DAN KANKER

Minggu, 08 Juni 2008  9:00:00

Aktifitas Fisik, Gemuk, dan Risiko Kanker

Assalamualaikum Wr Wb
Dokter Zubairi Yth,
Tante dan nenek saya, keduanya gemuk, sakit kanker payudara. Saya membaca kegemukan dapat menyebabkan kanker, apakah itu benar? Sepanjang pengetahuan saya, gemuk dapat memudahkan sakit jantung, tetapi tidak terkait dengan kanker.

Masalah lain, saya juga bisa dibilang gemuk dan dari dulu sebagai perempuan usia 40 tahun, saya ingin langsing. Sedangkan upaya menurunkan berat badan yang saya kerjakan sejak beberapa tahun lalu tidak pernah membuahkan hasil. Turun 1-2 kg, kemudian berat badan saya kembali lagi, naik 2 kg kadang 3 kg, bahkan. Dok, apakah advis dokter? Saya harus bagaimana dan ke dokter mana?

Dani, Jakarta Baca entri selengkapnya »

APAKAH DEPRESI / STRESS MENINGKATKAN RESIKO KANKER PAYUDARA

dari : breastcancer.org

 

Telah diadakan suatu penelitian kecil yang menunjukkan bahwa kesehatan emosi, stress, nutrisi, dan olah raga semua berefek pada system imun yang selanjutnya berefek pada resiko terkena kanker payudara.Studi menunjukkan, para wanita yang bergabung dalam kelompok / grup pendukung kanker, yang tetap aktif bekerja, melakukan kegiatan social dan kegiatan-kegiatan lain yang positif usianya lebih panjang daripada pasien kanker yang tidak melakukan aktivitas apapun. Peneliti yang melakukan penelitian pada group support kanker di USA menduga bahwa salah satu penyebab harapan hidup pasien lebih panjang adalah karena pengurangan stress, efek imun meningkat dengan adanya group sesama pasien kanker.

Baca entri selengkapnya »

MENENTUKAN AREA BEBAS DARI SEL KANKER PADA OPERASI KANKER PAYUDARA

MARGIN OF RESECTIONS :

Ketika dilakukan lumpectomy, resection, excisional biopsy atau mastectomy, Dokter Patology yang ada di ruang operasi pertama kali akan mempelajari tumor yang diangkat dari payudara, sepotong jaringan yang diambil, atau payudara yang diangkat dalam mastectomy  yang telah di masukkan kedalam semacam tinta khusus, sehingga dokter dapat selalu mengetahui bagian terluar. Mengetahui bagian terluar dalam operasi tumor/kanker adalah menjadi bagian yang terpenting dalam menentukan jenis operasi yang akan dilakukan dan pada saat radiotherapy.

Ahli patology akan selalu memeriksa dengan seksama untuk memastikan batas jaringan yang telah bebas dari sel kanker. Karena ini untuk menunjukkan apakah kanker benar-benar telah dibuang. Ahli Patology juga megukur jarak terluar dari sell kanker. Negative dan positive “ margin” atau “ margins of resection” ( Jarak antara tumor dan tepi jaringan normal )

Dokter memakai istilah “margins” atau “margins of resection” untuk menunjuk pada jarak antara tumor dan tepi jaringan. Area ini bisa diibaratkan sebagai bagian putih pada kertas yang memisahkan antara tulisan dan tepi kertas.

Baca entri selengkapnya »

KANKER PAYUDARA DAN KEHAMILAN

Dari NCI

 

Kanker payudara kadang ditemui pada wanita yang sedang hamil atau wanita yang baru melahirkan. Pada kondisi ini memang agak susah mendeteksi kanker payudara sejak dini. Karena pada saat itu payudara wanita yang sedang hamil atau menyusui lunak dan membesar.

Kanker payudara pada wanita hamil atau yang baru melahirkan biasanya terjadi pada wanita usia antara 32 tahun sampai 38 tahun, dan terjadi satu berbanding 3000 kehamilan.

 

Penanganan pada pasien kanker yang hamil, tergantung dari stadium kanker dan umur janin. Kebanyakan pada wanita hamil, penanganan kanker sama saja dengan pasien kanker payudara pada umumnya. Antara lain adalah dengan operasi. Jenis operasinya adalah:

-         Simple mastectomy : yaitu mengangkat seluruh payudara yang mengandung kanker dan beberapa kelenjar getah bening dibawah ketiak biasanya juga diambil.

-         Modified radical mastectomy : yaitu mengangkat seluruh payudara yang mengandung kanker, memerapa kelenjar getah bening dibawah ketiak, dan kadang bagian dari otot dada juga diambil.

-         Lumpectomy : Mengangkat tumornya saja dan sedikit jaringan sekitarnya. Tapi kebanyakan dokter juga mengambil beberapa kelenjar getah bening dibawah ketiak.

-         Partial mastectomy / Segmental mastectomy: Mengambil sebagian payudara yang mengandung kanker dan jaringan sekitarnya. Kelenjar getah bening dibawah ketiak juga diambil..

Setelah operasi, penanganan selanjutnya disebut adjuvant therapy yang terdiri dari terapi radiasi, chemotherapy dan hormone terapi. Yang tujuannya adalah untuk membunuh sel kanker yang mungkin masih tertinggal pada saat operasi.

Chemotherapy tidak boleh diberikan pada tiga bulan pertama kehamilan.Chemotherapy yang diberikan setelah itu, biasanya tidak membahayakan janin tetapi mungkin memyebabkan lahir premature atau berat bayi kurang.

Mengakhiri kehamilan biasanya bukan pilihan untuk penanganan pasien. Tapi ini juga tergantung dari stadium kanker, umur janin, dan peluang hidup ibunya. Apabila harus melakukan radiasi dan chemotherapy sedang usia janin tidak memungkinkan maka pilihannya bisa dengan mengakhiri kehamilan.

Sedang pada wanita menyusui, produksi susu oleh payudara dan menyusui harus dihentikan ketika dokter merencanakan untuk operasi atau chemotherapy.. Gunanya adalah untuk mengurangi darah yang masuk kepayudara sehingga payudara mengecil.Beberapa obat anti kanker ( obat chemotherapy ) khususnya cyclophosphamide dan methotrexate bisa ditemukan dalam level yang tinggi di dalam susu ibu sehingga dilarang untuk menyusui.

Pada ibu hamil, sel kanker tidak masuk ke janin melalui ibunya. Dan umumnya dokter merekomendasikan pada pasiennya agar tidak hamil selama 2 tahun setelah pengobatan kanker payudara. Agar apabila terjadi kekambuhan kanker bisa segera dideteksi.Tidak terdeteksi ada efeknya pada janin yang ibunya pernah terkena kanker payudara.

 

ACARA DARI PT. ROCHE INDONESIA - POI ( Perhimpunan Onkologi Indonesia ) – YAYASAN KANKER INDONESI

 

Pada tanggal 24-25 Mei 2008 bertempat di Intercontinental Bali Resort, Jimbaran-Bali, diadakan seminar dengan judul “ Transforming The Treatment Lanscape in Colorectal and Breast Cancer “. Acara ini dihadiri oleh dokter-dokter Onkologi hampir dari seluruh Indonesia. Adapun acaranya adalah sbb :

Sabtu ( 24 Mei 2008 ) :

-          Opening Speech

-          SESSION I : TransformingThe Treatment Lanscape

-          SESSION 2 : Clinical Usage in CRC

-          SESSION 3 : Expanding the Option in CRC

 

Minggu ( 25 Mei 2008 ) :

-          SESSION 1 : Improving therapy and supportive treatment in breast cancer

-          SESSION 2 : Integrating Anti-angiogenic therapy into current and future practice

-          SESSION 3 : A Milestone in The Treatmentof HER2-positive Breast Cancer

Inti dari acara ini adalah membahas tentang obat – obat kanker generasi baru yaitu obat-obat yang mengandung Monoclonal Antibody. Dimana seperti diketahui bahwa obat-obat ini tidak seperti obat chemotherapy yang merusakkan sel sehat maupun sel kanker itu sendiri, kalau obat-obatan Monoclonal Antibody ini hanya membunuh sel-sel kanker saja sedang sel- sel sehat tidak. Seperti pada kanker payudara, dimana pada hasil Imuno Histokimia, beberapa pasien kanker diketahui sel kankernya mengandung gen HER2+. Maka digunakan obat anti body ini untuk memblok gen tersebut.

 

Gambar pada saat saya dan survivor kanker berbicara

pada session ” Voices of Hope. Dengan moderator Dr. dr. Aru

 

 

Pada hari ke-2 sesi ke 3 ada bagian acara yang disebut voices of hopes disini dihadirkan 3 orang pasien kanker, masing – masing survivor kanker usus, kanker limfoma dan saya sendiri pasien kanker payudara. Dengan di pandu oleh Dr. dr. Aru W. Sudoyo Sp.PD.KHOM.

Tujuan acara ini adalah untuk menunjukkan pada peserta termasuk para dokter bahwa dengan terapi yang inovatif,dan penanganan yang benar oleh suatu team dokter, maka pasien kanker memiliki peluang untuk kembali membangun hidupnya dan tetap produktif. Juga berterima kasih kepada para dokter yang telah merawat dengan baik sehingga hasil terapinya juga baik